Suntik Botox
Botulinum Toxin (Botox) adalah protein alami, yang dalam dosis sangat rendah melemaskan otot-otot hiperaktif yang menyebabkan kerutan. Suntik Botox merupakan perawatan sederhana non-bedah untuk menghaluskan garis dalam membandel antara alis yang berkembang dari waktu ke waktu.
Botulinum Toxin Tipe A secara temporal memperbaiki kerut sedang sampai kerut berat di wajah. Botox bekerja dengan menghalangi impuls saraf ke otot atau kelenjar dan secara sementara melumpuhkan otot atau kelenjar tersebut.
Mengapa Memilih Botulinum Toxin Tipe A?
- Botox menyebabkan garis wajah menjadi halus dan kerutan lebih sedikit. Setelah pengobatan, kulit yang kusut akan menjadi kencang. Bagian wajah yang tidak diobati akan tetap berkontraksi dengan normal sehingga ekspresi wajah dan perasaan tidak terpengaruh.
- Penggunaan Botulinum Toxin tipe A lebih murah daripada operasi dan hasilnya akan terlihat segera setelah injeksi (dalam beberapa kasus hasil baru nampak setelah 7 hari)
- Tidak akan ada bekas luka permanen dan tidak diperlukan waktu pemulihan. Prosedur botox hanya membutuhkan waktu 15 menit dan efek rata-rata berlaku 3 sampai 4 bulan (bervariasi tergauntung dosis dan reaksi tiap orang yang berbeda)
Risiko terapi botox
Komplikasi yang paling umum terkait injeksi botox adalah memar di tempat suntikan, sakit kepala ringan, mata kering, kelopak mata terkulai dan hasil terlihat tidak merata. Sebagian besar dari hasil ini sementara, efek yang tidak diinginkan akan memudar dan kemudian menghilang seiring dengan waktu.
Jika botox menyebar ke otot-otot pernapasan, dapat terjadi kelumpuhan pernapasan. Namun jarang terjadi suntikan botox menyebabkan menyebar melebihi tempat suntikan.
Jangan menggunakan Botulinum Toxin Tipe A bila:
- Anda sedang hamil, berencana hamil, atau berada dalam periode menyusui
- Anda sedang mengkonsumsi obat resep, produk herbal, atau suplemen diet
- Anda memiliki masalah atau penyakit syaraf, masalah atau penyakit otot, masalah jantung, gangguan perdarahan, kejang, atau kelemahan parah atau pengecilan otot-otot di tempat suntikan
- Masalah kulit di lokasi injeksi seperti peradangan dan jaringan parut
Jangan gunakan Botulinum Toxin Tipe A jika anda mengkonsumsi obat ini:
Aminoglikosida (misalnya, gentamisin), antikolinesterasi obat-obatan (misalnya, neostigmine), lincosamides (misalnya, klindamisin), magnesium, blocker neuromuskuler (misalnya, atracurium), polimiksin, atau quinidine, Antikoagulan (misalnya, warfarin) dapat meningkatkan resiko pendarahan di tempat suntikan.
Keunggulan Botulinum Toksin tipe A:
- Tidak ada downtime. Pasien dapat segera melanjutkan kegiatan normal.
- Pengalaman panjang telah terbukti Botox adalah aman. Sampai saat ini, tidak ada dokumentasi mengenai komplikasi sistemik yang berhubungan dengan aplikasi botox
- Pengobatan dapat diulangi dalam beberapa bulan
- Bermanfaat untuk pengobatan migrain
Metode Injeksi Botox:
- Kerut Dahi
Kerut Ringan - Suntikkan 10 unit/titik
Kerut Berat - Suntikkan 12 unit/titik
Tempat injeksi harus 1,5 cm di atas alis untuk mencegah terkena kelopak mata. Jarak antar injeksi adalah 1,5 - 2.0cm.
- Garis Glabellar
Suntikkan 4 sampai 5 unit diantara alis.
Tempat injeksi harus simietris dan dalam kuantitas yang sama.
- Kerut Kaki Gagak
Suntikkan 3 unit untuk setiap sisi keriput ini, masing-masing.
Situs injeksi pada kedua sisi kerut ini harus simetris, berjarak sama, dan kuantitas yang sama.
- Kerut Platysmal
Suntikkan 5 unit untuk kerut platysmal.
Suntikkan sampai lapisan epidermis dan dermal pada kedalaman sekitar 0,4-0.7mm dengan sudut 45 derajat. Ingatlah untuk menjauhkan diri dari pembuluh darah selama injeksi.
|
|
Pelarut Digunakan: 0.9% NaCl |
|
|
Vial 50 Unit |
Konsentrasi |
Vial 100 Unit |
|
Pelarut ditambahkan (ml) |
Jumlah unit per 0.1 ml |
Pelarut ditambahkan (ml) |
|
0.5 ml |
10 U |
1 ml |
|
1 ml |
5 U |
2 ml |
|
2 ml |
2.5 U |
4 ml |
-
Botox Medexall 100 unit
100 unit/vialTersediaHarga Normal: Rp1,750,000
Harga Promo: Rp1,600,000
8000 Point Reward -
Botox Medexall 50 unit
50 unit/vialTersediaRp1,250,000
6250 Point Reward

